Panduan Perkembangan Anak Umur 2 Tahun

Sed ut perspiciatis unde
25 April

Panduan Perkembangan Anak Umur 2 Tahun

Usia dua tahun menjadi puncak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan. Si kecil sudah semakin besar dan semakin pintar. Kalau diperhatikan, gigi si kecil juga sudah tumbuh makin banyak, sekitar 16 gigi susu, tetapijumlah ini sangat bervariasi, ya. Berat badannya berkisar 10-13 kg dengan tinggi di kisaran 84-89 cm. Jika berat badan/tinggi badan anak terpaut jauh dari angka minimal, perlu diwaspadai adanya beberapa penyakit yang diderita, termasuk stunting. 

 

Nah, bagaimana dengan perkembangan anak dua tahun? Saat menginjak usia dua tahun, si kecil memiliki berbagai kemampuan baru, seperti dalam hal pemahaman ruang, mereka mulai memahami konsep jauh-dekat, luar-di dalam, dan sebagainya. 

 

Sebagai gambaran umum berikut perkembangan anak usia 2 tahun. Yuk, coba kita cek apakah perkembangan si kecil  menyerupai ini?

 

Baca juga: “Cara Membedakan Anak Kurus Sehat dan Kurus Kurang Gizi

 

  1. Perkembangan sensorik dan kognitif

Pada akhir 1.000 hari pertama kehidupan ini, kemampuan berbahasa si kecil sudah berkembang pesat. Ia mulai bisa berbicara dengan menggabungkan 2-3 kata, kosa kata juga meningkat menjadi sekitar 50-300. Jumlah ini bisa bervariasi karena pada dasarnya setiap anak unik dalam mengingat kosa kata.

 

Ia juga sudah mulai bisa mengetahui nama-nama anggota keluarga atau orang terdekat dengannya, serta mulai pahamnya ia dengan bagian-bagian tubuhnya, seperti mata, tangan, kaki, mulut, dan lain sebagainya.

 

  1. Perkembangan keterampilan motorik

Pada periode emas pertumbuhan anak ini, keseimbangan anak sudah semakin baik. Si kecil sudah bisa berdiri sambil mengambil objek, melempar bola dan  menendang tanpa kehilangan keseimbangannya. Ia juga bisa memutar gagang pintu, membalik halaman buku, menyusun balok mainan, naik turun tangga serta bisa menjalani toilet training (Baca juga: “Tips Mudah Ajarkan Anak Cara Menggunakan Toilet”).

 

  1. Perkembangan emosi dan sosial

Usia 2-5 tahun, anak-anak mulai belajar mengendalikan emosi secara bertahap. Ia juga sudah menunjukan kemandirian serta suka meniru orang dewasa. Selain itu, anak mulai bersemangat untuk bertemu dan bermain bersama temanJika pada usia 2 tahun, emosi si kecil begitu meledak-ledak, jangan khawatir tahap perkembangan yang dikenal dengan temper tantrum ini wajar terjadi. GenBest bisa memberikan si kecil pengertian dengan sabar.

 

Ide menstimulasi anak umur 2 

Sekali lagi, pada 1.000 hari pertama kehidupan, struktur otak mengalami perkembangan yang paling mengagumkan. Namun, otak tidak tumbuh secara otomatis seiring bertambahnya usia, melainkan membutuhkan stimulasi. Ketika kita memberi anak stimulasi dan berbagai pengalaman, kita dapat mempercepat perkembangan otaknya.

 

Berikut ini adalah beberapa ide menstimulasi anak usia 2 tahunan:

 

  1. Libatkan anak

Ajak anak terlibat dalam kegiatan sehari-hari keluarga,  seperti membongkar belanjaan, mencuci buah, menyiram tanaman, atau kegiatan lain di sekeliling rumah yang tidak berbahaya. 

 

  1. Berikan mainan edukatif

Ajak anak untuk bermain susun balok, puzzle atau permainan lain yang membangun kreativitasnya. Batasi paparan televisi, sebaiknya kurang dari satu jam sehari.

 

  1. Sering ajak ngobrol

Mengajak si kecil ngobrol akan memperkaya kosakatanya. GenBest juga bisa mendongeng dan membacakannya buku cerita. 

            

Nah, siap menstimulasi si 2 tahun? Agar tumbuh kembang anak optimal, selain stimulasi, perhatikan juga waktu tidur anak. Anak berusia 2-5 tahun membutuhkan minimal 11-13 jam sehari. Cukupi juga kebutuhan nutrisi si kecil dengan konsumsi buah-buahan, sayuran juga camilan sehat (Baca juga: “Cegah Stunting dengan Sajian Menu Empat Bintang untuk Bayi dan Balita”).

 

Baca juga: “Aktivitas Seru untuk Stimulasi Bayi di Bawah 1 Tahun

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top