5 Tanda Anak Tumbuh Normal dan Sehat

Sed ut perspiciatis unde
18 April

5 Tanda Anak Tumbuh Normal dan Sehat

GenBest, apakah si kecil saat ini sedang dalam masa periode emas atau masa pertumbuhan cepatnya? Seperti kita ketahui, masa pertumbuhan tercepat seorang anak adalah 1.000 hari pertama kehidupan (1.000 HPK), yang dinilai sejak awal kehamilan hingga ulang tahun kedua si kecil. 

 

Kenapa disebut masa periode emas? Betul, karena pada masa ini terjadi pembentukan otak dan organ penting lainnya. Adanya gangguan pertumbuhan yang tidak terdeteksi dan tidak ditangani bisa menyebabkan dampak kesehatan jangka panjang, seperti anak mengalami stunting. (Baca juga: “Manfaat Mencukupi Kebutuhan Zat Besi Pada Bayi”)  

 

Karena itulah kita selalu diminta untuk rajin memantau tumbuh kembang si kecil. Tapi bagaimana tanda anak tumbuh normal dan sehat? Tanda ini perlu dilihat dari pertumbuhan (sisi fisik) maupun tonggak perkembangannya (kemampuan sesuai usia). 

 

Berikut ini adalah ciri-ciri anak sehat dan normal di usia 1 tahunan:

 

Tinggi badan bayi bertambah

Faktor pertama yang menjadi tanda anak tumbuh normal adalah tinggi badannya. Ketika si kecil berusia 1 tahun, tinggi badannya bisa tumbuh hingga 50% dari panjang badannya saat lahir. Untuk anak Indonesia sekitar 60-70 cm. Tinggi badan sangat penting diketahui dan periksa secara rutin selama periode emas pertumbuhan anak. 

 

Pertumbuhan tinggi badan yang terhambat patut diwaspadai, karena bisa menjadi pertanda anak stunting. Pengukuran tinggi badan pada bayi di bawah usia 2 tahun biasanya menggunakan meteran kain atau lengthboard. (Baca juga: “Agar Penanganan Tepat, Cek Perbedaan Stunting dan Malnutrisi”)

 

Kenaikan berat badan

Berat badan juga bisa dijadikan tanda anak tumbuh sehat dan normal. Secara bertahap, berat badan bayi akan terus bertambah seiring pertambahan usianya. Sejak lahir hingga berusia 6 bulan, kenaikan berat badan bayi normal berkisar antara 150-200 gram per minggu, dan 85-140 gram per minggu pada usia 6-12 bulan. Ketika menginjak usia 1 tahun, berat badannya sudah 3 kali berat lahir mereka. Berat badan si kecil yang sesuai untuk usia dan tinggi badannya, menunjukkan anak berada di jalur yang sehat dan mendapatkan nutrisi yang cukup. (Baca juga: "Deteksi Dini Cegah Stunting, Perhatikan Berat Badan Anak") 

 

Peningkatan dan pertumbuhan lingkar kepala

Pemantauan ukuran lingkar kepala bayi disarankan untuk dilakukan secara berkala sampai anak berusia 2 tahun. Biasanya setiap mengajak bayi kontrol ke dokter atau posyandu, selain akan mengukur tinggi dan menimbang berat badan si kecil, dokter juga akan mengukur lingkar kepalanya. Tanda anak tumbuh normal pada usia 1 tahun, ukuran lingkar kepalanya sudah naik sekitar 10 cm dibanding saat lahir, yakni antara 43-46 cm. Jika ukurannya berbeda sedikit, tidak perlu khawatir. Namunjika intervalnya cukup jauh, GenBest bisa berkonsultasi kepada dokter. 

 

Kontak mata, tersenyum dan tertawa

Yang dimaksud di sini bukan tersenyum tanpa sadar yang sering dilakukan bayi saat tidur. Namun, senyum sebagai respons bayi untuk orang-orang di sekitar mereka. Ini disebut senyum sosial dan umumnya bisa dilakukan bayi pada usia 3 bulan. Pada usia 4 bulan, biasanya bayi sudah bisa tertawa ketika diajak berinteraksi. Pada usia 1 tahun meski belum lancar bicara, anak sudah dapat diajak berkomunikasi dua arah, contoh dengan menunjuk benda yang diinginkan, dan sebagainya.

 

Mencapai tonggak perkembangan sesuai usia

Merangkak, berdiri, berjalan adalah contoh tonggak perkembangan. Anak-anak berkembang dengan kecepatan mereka sendiri. Namun, tonggak perkembangan memberikan gambaran umum tentang perubahan yang diharapkan saat anak bertambah usia. Pada usia 1 tahun, anak seharusnya sudah dapat berdiri tanpa berpegangan, duduk tanpa bantuan, berjalan dengan dipegangi (atau sudah bisa berjalan sendiri), dan sebagainya. (Baca juga: “Tahapan Kemampuan Motorik Anak dari Usia 1-9 Bulan”)

 

Terkait tumbuh kembang si kecil, sekarang GenBest juga bisa men-download apps “Anak Sehat” di Google Play Store. Dengan aplikasi yang menyerupai KMS digital ini, GenBest dapat melakukan pemantauan tumbuh kembang si kecil secara mandiri. 

 

GenBest paling mengenal si kecil. Jika si kecil tidak memenuhi tonggak perkembangan untuk usianya atau ada pertumbuhan fisik si kecil yang membuat GenBest khawatir, tak perlu ragu untuk berkonsultasi kepada dokter ya.  

 

Baca juga: “Jangan Abaikan Fungsi KMS, Bisa Pantau Status Gizi Anak Sejak Dini

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top