6 Apr

Setiap ibu yang baru saja melahirkan biasanya akan punya pertanyaan yang sama: akan cukupkah ASI saya untuk bayi? Kalau GenBest juga nggak pede soal ini, jangan khawatir, banyak ibu yang mengalami hal yang sama.  

 

American Pregnancy Association bahkan menegaskan, hampir semua ibu pada awalnya akan punya tantangan saat menyusui. Namun, banyak yang akhirnya berhasil menyusui secara eksklusif, atau paling tidak ASI-nya bertambah banyak. (Baca juga: “Berbagai Manfaat ASI Ini Bisa Dinikmati oleh Bayi”)

 

Kalau GenBest bertanya berapa kebutuhan ASI bayi baru lahir? Setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda satu sama lain. Namun yang pasti, pada hari-hari pertama kelahirannya, kapasitas lambung bayi masih kecil, jadi dia akan menyusu sedikit-sedikit tapi sering. 

 

Nah, ini ada sedikit gambaran untuk kita membayangkan sekecil apa ukuran lambung bayi yang baru lahir itu, diambil dari laman Better Doctor.

 

Bayi umur 1 hari

Ukuran lambungnya seukuran buah ceri, jadi hanya dapat menampung satu sendok teh kolostrum. Kolostrum adalah ASI pertama yang diproduksi oleh kelenjar susu dan sangat baik untuk bayi. 

 

Bayi umur 3 hari

Ukuran lambungnya sudah 4 kali lebih besar, sebesar kacang kenari. Produksi ASI ibu juga mulai bertambah. Rata-rata, bayi memiliki berat 2,7—4kg  saat lahir dan akan membutuhkan antara 415ml hingga 600ml ASI per hari.

 

Bayi umur 7 hari

Ukuran lambung bayi seukuran buah aprikot. Pada usia satu minggu, bayi sudah mulai mendapatkan kembali berat badan yang hilang dan membutuhkan 415ml hingga 650ml  ASI per hari.

 

Bayi umur 30 hari

Di usia ini ukuran lambungnya sudah menyerupai ukuran telur yang besar. Pada usia 30 hari, berat badan bayi seharusnya sudah bertambah sekitar 500 gram dari berat lahirnya dan membutuhkan 500-700ml ASI per hari

 

Seberapa sering saya harus menyusui?

Kapasitas lambung bayi yang kecil, bukan berarti bayi tidak butuh disusui, lho. Justru bayi perlu disusui lebih sering, GenBest. 

 

Dalam website Kids Health dijelaskan, bayi yang baru lahir perlu disusui 8-12 kali per hari selama sekitar bulan pertama. ASI mudah dicerna, sehingga bayi baru lahir akan sering merasa lapar. Menyusui yang sering juga akan membantu merangsang produksi ASI ibu. (Baca juga: “5 Minuman Sehat Ini Bikin ASI Melimpah”)

 

Jadi, susuilah sesuai permintaan bayi, yaitu sekitar 1,5 hingga 3 jam sekali. Bayi baru lahir memang sebaiknya tidak lebih dari 4 jam tanpa disusui.  Ini juga berlaku saat malam hari. Mungkin agak sedikit melelahkan, tapi setiap kali melihat wajah bayi yang berisi dan sehat, rasa lelah pun akan segera hilang.

 

Tanda bayi baru lahir cukup ASI

Kita memang tidak bisa melihat berapa banyak ASI yang diminum bayi, jadi wajar kalau GenBest bertanya, apakah ASI saya cukup untuk si kecil atau tidak. Jangan khawatir, sebagian besar ibu bisa menghasilkan ASI yang cukup. Namun untuk memastikannya, ini tanda-tanda bayi baru lahir cukup ASI:

 

  • Payudara terasa lebih ringan setelah menyusui.
  • Bayi tampak relaks dan puas setelah menyusui.
  • Berat badan bayi terus bertambah. 
  • Bayi mengompol setidaknya enam kali sehari. 
  • Pada bulan pertama, bayi Buang Air Besar (BAB) minimal tiga kali sehari. 
  • Pup berwarna kuning cerah dan encer. 
  • Bayi tertidur pulas setelah disusui.

 

Baca juga: “IMD dan ASI Eksklusif Bisa Mencegah Stunting

TENTANG KAMI

GenBest merupakan sebuah inisiasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting (klik di sini untuk mengetahui apa itu stunting), dengan mendorong masyarakat dari segala usia menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari. Lewat situs dan media sosial genbest.id, kami menyediakan informasi yang kredibel, menciptakan komunitas yang suportif, dan memberikan pengetahuan kesehatan yang mendalam seputar pola hidup bersih dan sehat, serta stunting, bagi Anda sekeluarga, termasuk si kecil yang masih dalam kandungan dan berusia balita.

How to coax children
To Top