IMD dan ASI Eksklusif Bisa Mencegah Stunting

Sed ut perspiciatis unde
20 Februari

IMD dan ASI Eksklusif Bisa Mencegah Stunting

Stunting adalah permasalahan dunia, melibatkan banyak sektor dan organisasi dunia karena menciptakan perkembangan dan pertumbuhan yang buruk khususnya pada anak-anak.

Pada anak stunting, dalam jangka waktu lama akan berpengaruh pada ukuran tubuhnya ketika dewasa. Tidak hanya itu saja, stunting juga mempengaruhi kecerdasan intelektualnya, kondisi ekonominya, serta kemampuan reproduksinya. Pada orang yang stunting juga lebih berisiko terkena penyakit metabolik dan pembuluh darah.

World Bank, UNICEF dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganalisa bahwa negara-negara miskin dan berkembang memiliki angka kejadian stunting yang cukup besar.

Salah satu cara yang diyakini bisa memberikan dampak yang cukup baik untuk mencegah stunting adalah Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan pemberian ASI ekslusif. Hal itu karena protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral yang dibutuhkan bayi pada awal-awal kehidupannya terdapat pada ASI.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Jambi pada 2018 lalu oleh Universitas Indonesia menemukan bahwa IMD dan ASI ekslusif berperan sebagai agen mencegah stunting. Dari penelitian yang melibatkan 2,502 anak usia 6 sampai 59 bulan itu, ditemukan 27,5 persen anak stunting yang mana 54,1 persen di antaranya tidak melakukan IMD dan pemberian ASI ekslusif.

"Inisiasi menyusui dini dan pemberian ASI ekslusif, durasi menyusui serta asupan vitamin A yang cukup bisa mencegah stunting pada balita," tulis penelitian tersebut.

Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat (APA) juga merekomendasi hal tersebut, dengan menuliskan bahwa ASI bisa menjaga bayi melawan infeksi serta mengurangi risiko terkena penyakit seperti diabetes, obesitas dan asma.

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top