Panduan Menyusui Ibu Positif COVID-19

Sed ut perspiciatis unde
14 Mei

Panduan Menyusui Ibu Positif COVID-19

Buat GenBest yang masih menyusui tetapi sudah dinyatakan positif  COVID-19 atau diduga terinfeksi virus tersebut, pasti saat ini sangat bimbang untuk meneruskan menyusui atau tidak. Kabar baiknya, hingga kini belum ada penelitian yang mendeteksi ibu positif COVID-19 dapat menularkan kepada anak melalui pemberian ASI.  Oleh karena itu, tak perlu berhenti menyusui ya, GenBest

 

GenBest juga tak perlu menambahkan ASI dengan susu formula bila khawatir produksi ASI tidak cukup. Memberi ‘tambahan’ justru akan mengurangi jumlah ASI yang diproduksi oleh GenBest. Yang perlu GenBest lakukan adalah memastikan posisi menyusui sudah benar dan teruslah makan makanan yang bergizi. 

 

Di masa periode emas pertumbuhan anak ini, ASI merupakan nutrisi yang ideal untuk bayi. Kandungan vitamin, protein, dan lemak yang ada pada ASI dibutuhkan bayi untuk tumbuh. ASI juga mengandung antibodi yang membantu bayi melawan virus dan bakteri. Ini yang menjadikan menyusui di saat Pandemi COVID-19 ini justru semakin penting.

 

Baca juga: Seberapa Banyak Kebutuhan ASI Bayi Baru Lahir?

 

Panduan bagi Ibu Menyusui yang Positif COVID-19 

WHO mengeluarkan protokol kesehatan bagi ibu menyusui yang positif atau diduga terinfeksi COVID-19. Berikut protokol tersebut:

 

  1. Cuci tangan dengan sabun

Genbest harus mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer/rub berbasis alkohol, terutama sebelum menyentuh si kecil.

 

  1. Gunakan masker 

Yang disarankan adalah masker medisMasker non-medis (seperti masker buatan sendiri atau kain) belum dievaluasi. Menurut WHO, saat ini, belum memungkinkan untuk membuat rekomendasi menyetujui atau menentang penggunaan masker non-medis.

 

Saat menggunakan masker medis penting untuk:

  • Mengganti masker segera setelah masker tersebut lembab.
  • Segera membuang maskernya setelah digunakan.
  • Tidak menggunakan lagi masker yang sudah dipakai.
  • Tidak menyentuh bagian depan masker, tetapi melepaskannya dari belakang.

 

  1. Tutup mulut dengan tisu saat bersin atau batuk 

Lalu segera buang tisu ke tempat sampah yang tertutup dan  segera cuci tangan

dengan hand sanitizer berbasis alkohol atau dengan sabun dan air mengalir.

 

  1. Bersihkan benda-benda di sekitar secara teratur

Virus COVID-19 dapat menempel pada permukaan benda-benda yang tidak sengaja GenBest pegang, jadi bersihkan area permukaan benda-benda itu secara teratur dengan disinfektan. 

 

Baca juga: IMD dan ASI Eksklusif Bisa Mencegah Stunting

 

Jika Ibu Menyusui yang Positif COVID-19 Tidak Mampu Menyusui

Bagaimana bila kondisi GenBest sampai tidak mampu menyusui? WHO juga sudah membuat protokol kesehatan untuk kasus-kasus seperti ini, yaitu:

 

  1. Berikan ASI Perah Kepada Bayi

ASI perah merupakan alternatif terbaik. Berikan menggunakan cangkir dan sendok karena alat-alat ini lebih mudah dibersihkan dibandingkan botol susu.   Memerah juga penting untuk mempertahankan produksi ASI sehingga GenBest dapat menyusui langsung setelah pulih. 

            

Mengenai pilihan cara memerah (dengan tangan atau menggunakan alat) akan bergantung pada pilihan GenBest, ketersediaan peralatan, kondisi kebersihan dan biaya.  Namun yang terpenting saat GenBest akan memerah  dan siapa pun yang membantu, harus mencuci tangan terlebih dulu. 

            

Pastikan juga setiap habis digunakan, pompa, wadah ASI perah, dan peralatan minum bayi, dibersihkan dengan cairan pencuci piring dan air hangat. Setelah itu bilas dengan air panas selama 10-15 detik.

 

  1. Cari Donor ASI

Jika ibu tidak mungkin memerah ASI, ASI donor dapat diberikan kepada bayi.

Bagaimana kalau pendonor ASI juga terinfeksi COVID-19? Apakah aman untuk memberikan ASI perah tersebut pada bayi?  Ya, Virus COVID-19 hingga saat ini  belum ditemukan di dalam ASI dari ibu yang positif atau diduga terinfeksi COVID-19. Virus ini tidak ditularkan dengan memberikan ASI perah dari seorang ibu yang positif atau diduga terinfeksi COVID-19.

 

  1. Pertimbangkan Ibu Susu

Jika ASI perah atau ASI donor tidak layak atau tidak tersedia, maka pertimbangkan. Ibu susu. Ibu susu dapat menjadi pilihan, tergantung pada penerimaan dari ibu/keluarga bayi, pedoman nasional, budaya, ketersediaan ibu susu dan layanan untuk mendukung ibu susu tersebut.

 

  1. Berikan Susu Formula

Bila ketiga alternatif di atas sulit untuk dipenuhi, si kecil dapat diberikan susu formula bayi. Selalu baca petunjuk cara membuat susu terlebih dahulu dan selalu persiapkan susu formula dengan memerhatikan prinsip-prinsip kebersihan dan keamanan.

 

Baca juga: Berbagai Manfaat ASI Ini Bisa Dinikmati oleh Bayi

 

Mengapa Rekomendasi Ini Berbeda dengan Anjuran Menjaga Jarak (Social Distancing)?

Menurut WHO, rekomendasi menjaga jarak pada orang dewasa dan anak-anak bertujuan untuk mengurangi kontak dengan orang tanpa gejala yang terinfeksi COVID-19, dan mencegah penularan virus yang mungkin terjadi. Strategi ini akan menekan prevalensi COVID-19 secara keseluruhan, serta jumlah orang dewasa yang terkena penyakit lebih serius.

 

Sementara tujuan rekomendasi perawatan dan pemberian makan bayi dan anak yang ibunya positif atau diduga terinfeksi COVID-19 adalah untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi dalam waktu dekat dan jangka panjang. Secara umum, anak-anak pun berisiko lebih rendah terinfeksi COVID-19. Di antara beberapa kasus anak yang dikonfirmasi terinfeksi COVID-19, sebagian besar hanya mengalami sakit ringan atau tanpa gejala. Manfaat menyusui jauh lebih besar daripada potensi risiko penularan dan penyakit yang terkait dengan COVID-19.

 

Baca juga: Syarat Melakukan Imunisasi Anak Saat Pandemi COVID-19

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top