25 Nov

Minum Susu Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi?

by : Admin

Genbest, apakah si kecil setiap hari melengkapi gizinya dengan segelas susu? Susu memang merupakan minuman sehat bergizi yang kaya kalsium, protein, lemak, serta vitamin dan mineral yang baik untuk tumbuh kembang anak di masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

 

Yang perlu diketahui, pemberian susu sapi memiliki aturan tertentu, contoh, pemberiannya tidak perlu berlebihan. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) asupan susu untuk anak usia 1-2 tahun berkisar antara 480-700ml/hari. 

 

Minum susu terlalu banyak dapat membuat anak tidak mau makan ketika jadwal makan utama tiba karena susu membuat kenyang. Jadi pastikan Genbest selalu mematuhi jadwal makan/minum susu si kecil. Untuk cara menyusun jadwal makan anak, Genbest bisa membacanya di sini.

 

Yang perlu juga diketahui, kandungan kalsium pada susu bisa menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh anak. Kalsium merupakan mineral penting untuk kesehatan tulang. Namun beberapa bukti menunjukkan bahwa hanya susu segar yang berisiko mengganggu penyerapan zat besi terkait tingginya kalsium pada jenis susu ini. 

 

Baca Juga: Susu Bisa Cegah Anemia, Ini Faktanya

 

Terlepas dari itu, terganggunya penyerapan zat besi harus dicegah karena zat besi sangat penting untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan untuk mendukung metabolisme dan jaringan yang sehat. Zat besi juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. 

 

Si kecil yang kekurangan zat besi berisiko menderita anemia dan membuatnya tampak lemah, gampang capek, dan bila sudah sekolah mengalami kesulitan berkonsentrasi. Untuk mengetahui apakah anak menderita anemia karena kekurangan zat besi, Genbest bisa membacanya di sini.  

 

Baca Juga: Kelompok Anak yang Rentan Anemia Defisiensi Besi

 

Jadi, harus bagaimana? Bukan berarti anak jadi tidak boleh minum susu, Genbest.  

 

Susu merupakan minuman bergizi sehingga baik untuk tumbuh kembang anak dan menjauhinya dari risiko stunting. Hal yang perlu Genbest lakukan adalah menghindari si kecil minum susu setelah makan atau saat sedang makan. Susu bisa diminum di luar waktu makan utama atau pada saat jadwal makan camilan tiba.

 

Baca Juga: Minum Susu Bikin Anak Lebih Tinggi, Cek Faktanya

 

Untuk membantu penyerapan zat besi, si kecil juga bisa diberikan makanan sumber vitamin C bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi. Contoh, minum jus jeruk bersamaan dengan makan serealia atau sayuran. Genbest juga bisa mengolah makanan yang mengandung tinggi zat besi dengan sumber vitamin C, misalnya daging sapi yang diolah dengan brokoli atau paprika yang kaya vitamin C. 

 

Semoga informasi ini membantu dan Genbest tak lagi khawatir memberi susu pada si kecil, ya!

 

Baca Juga: Wajibkah Minum Susu Saat Hamil?

TENTANG KAMI

GenBest merupakan sebuah inisiasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting (klik di sini untuk mengetahui apa itu stunting), dengan mendorong masyarakat dari segala usia menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari. Lewat situs dan media sosial genbest.id, kami menyediakan informasi yang kredibel, menciptakan komunitas yang suportif, dan memberikan pengetahuan kesehatan yang mendalam seputar pola hidup bersih dan sehat, serta stunting, bagi Anda sekeluarga, termasuk si kecil yang masih dalam kandungan dan berusia balita.

How to coax children
To Top