Penting Memantau Ukuran Lingkar Kepala Bayi Secara Rutin

Sed ut perspiciatis unde
15 April

Penting Memantau Ukuran Lingkar Kepala Bayi Secara Rutin

Apakah GenBest pernah melihat dokter memantau ukuran lingkar kepala si kecil?  Pemantauan ukuran lingkar kepala bayi memang disarankan  oleh American Academy of Pediatrics agar dilakukan secara berkala sampai anak berusia 2 tahun. 

 

Menurut Dr. Saima Aftab, direktur medis Pusat Perawatan Janin di Rumah Sakit Anak Nicklaus, Miami, Amerika Serikat, pada umumnya dokter secara teratur mengukur ukuran kepala bayi karena lingkar kepala merupakan penanda penting pertumbuhan otak. Jangan lupa, pertumbuhan otak bayi pada dua tahun pertama mencapai 80%. "Ukuran kepala sangat dekat dengan ukuran otak," kata Aftab, seperti yang dikutip dari laman Live Science.

 

Jika pertumbuhan kepala bayi tidak sesuai dengan grafik pertumbuhan, itu bisa menjadi tanda awal sesuatu yang salah.  Ukuran kepala yang tumbuh terlalu kecil, misalnya, bisa mengindikasi mikrosefali. Di sisi lain, ukuran kepala yang terlalu besar, bisa jadi pertanda hidrosefalus (penumpukan cairan di otak). 

 

Namun dokter tidak hanya mengandalkan lingkar kepala untuk menentukan diagnosis, tetapi juga mencari tanda-tanda lain, seperti memerhatikan tonggak-tonggak perkembangan bayi apakah sesuai dengan usia atau tidak. 

 

Baca juga: “Manfaat Mencukupi Kebutuhan Zat Besi Pada Bayi

 

Apakah ukuran lingkar kepala terkait IQ?

Ada studi yang menunjukkan anak-anak berusia 1 tahun dengan ukuran kepala yang lebih besar mendapat skor lebih tinggi pada tes IQ di kemudian hari. Kepala yang lebih besar (dalam ukuran normal) juga cenderung memiliki otak yang lebih besar. 

 

"Meskipun ukuran kepala juga bergantung pada faktor lain, seperti otot kepala dan ketebalan tulang, namun sangat mungkin bahwa kepala yang lebih besar berarti otak yang lebih besar," jelas Grant Hulbert, seorang profesor biologi di California State University kepada American Academy.

 

Namun tentu GenBest tidak perlu terlalu terobsesi dengan lingkar kepala yang besar ini. Selama kepala si kecil berukuran rata-rata dan terus bertambah, tidak ada alasan untuk khawatir.

 

Baca juga: “Jangan Abaikan Fungsi KMS, Bisa Pantau Status Gizi Anak Sejak Dini

 

Ukuran lingkar kepala bayi normal menurut WHO

Berikut rata-rata ukuran lingkar kepala normal pada bayi menurut World Health Organization (WHO) sampai bayi usia 12 bulan:

 

Bayi Baru Lahir

Ukuran lingkar kepala bayi baru lahir biasanya berada di rentang angka 32-37cm untuk laki-laki, dan 31,5-36,2cm untuk perempuan.

 

Bayi 1-3 Bulan

Saat berusia 1 hingga 3 bulan, umumnya ada peningkatan ukuran lingkar kepala bayi sebesar 2cm setiap bulan. Rentang ukuran kepala bayi usia 1 bulan antara 34-41cm. Pada usia 2 bulan, ukuran normal kepala bayi ada pada  36-42,5cm. Sedangkan pada usia 3 bulan rentang ukurannya 37,5-44cm.

 

Bayi 4-6 Bulan

Penambahan ukuran lingkar kepala bayi usia 4-6 bulan sekitar 1cm per bulan. Pada usia 4 bulan rentang ukurannya mencapai 38,5-45cm. Pada usia 5 bulan rentangnya 39,5-45,5cm. Sedangkan di usia 6 bulan ukuran lingkar kepala bayi mencapai 40-46cm.

 

Bayi 7-12 Bulan

Memantau tumbuh kembang anak pada usia 7-12 melalui lingkar kepalanya dapat dilihat dari rentang ukuran sebagai berikut:

  • Usia 7 bulan: 40,5-47cm
  • Usia 8 bulan: 41-47,5cm
  • Usia 9 bulan: 41,5-48cm
  • Usia 10 bulan: 42-48,5cm
  • Usia 11 bulan: 42,5-49cm
  • Usia 12 bulan: 43-49,5cm

 

Apakah bisa mengukur sendiri lingkar kepala bayi di rumah?

Sebenarnya untuk mengukur lingkar kepala anak cukup sederhana, yang GenBest butuhkan hanyalah pita ukuran (meteran). Kepala diukur melingkar dari bagian atas alis, melewati bagian atas telinga, sampai bagian paling menonjol di belakang kepala.

 

Tetapi untuk menentukan apakah lingkar kepala berada dalam kisaran yang diharapkan untuk bayi seusia itu, umumnya dokter akan lebih ahli. Pemantauan lingkar kepala di rumah sakit atau posyandu juga biasanya akan dilakukan bersama dengan ukuran ubun-ubun besar. 

 

Jadi boleh-boleh saja mengukur lingkar kepala bayi di rumah, tetapi untuk hasil yang lebih baik tetap dikonsultasikan kepada dokter saat membawa si kecil kontrol, ya!

 

Baca juga: “Deteksi Dini Cegah Stunting, Perhatikan Berat Badan Anak” 

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top