15 Aug

Menurut dokter spesialis anak dan pakar tumbuh kembang, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K); demam merupakan kenaikan suhu yang disebabkan oleh kuman, virus dan bakteri. Namun pada beberapa kasus, demam juga bisa merupakan respons tubuh terhadap imunisasi.

 

Biasanya kalau suhu tubuh terasa hangat sedikit saja, kita langsung panik. Tapi GenBest, tidak selamanya suhu tubuh yang naik itu demam, lho. Terkadang ada penyebab lain. Contoh,  sehabis bermain di luar, tubuh anak bisa terasa lebih hangat. Begitu juga saat bangun tidur apalagi kalau cuaca panas, bahkan sehabis menangis. Untuk itulah, kalau tubuh si kecil sumeng (terasa hangat) tunggulah sekitar 20 menit, biasanya kalau bukan karena penyakit, suhu tubuh si kecil akan normal kembali.

 

Tapi kalau GenBest masih merasa khawatir, ukur suhu tubuh anak, tapi jangan dengan rabaan atau sentuhan pada kening atau leher karena ini tidak akurat. Cara mengukur suhu yang benar adalah dengan menggunakan termometer.

 

Termometer yang disarankan adalah termometer digital karena memberikan pembacaan tercepat dan paling akurat. Sementara yang tidak disarankan karena kurang akurat adalah termometer strip plastik, termometer dot, dan aplikasi termometer dari ponsel cerdas.

 

Untuk termometer merkuri kaca juga sebaiknya dihindari karena dikhawatirkan bila pecah, bisa meningkatkan risiko terpapar merkuri.

 

Berikut tips cara menggunakan termometer agar mendapatkan hasil lebih akurat:

 

Cara mengukur suhu melalui mulut

Jangan setelah makan atau minum. Setidaknya lakukan pengukuran minimal 15 menit setelah anak makan atau minum. Letakkan termometer di bawah lidah bayi dengan posisi mulut tertutup. Pertahankan posisi tersebut hingga terdengar bunyi tanda suhu berhasil diukur.

 

Menurut Medical News Today, bagi bayi usia 0 hingga anak-anak usia 10 tahun, ukuran normal suhu tubuh melalui pengukuran oral adalah 35,5 hingga 37,5 derajat Celsius.

Meskipun pengukuran suhu melalui mulut cukup akurat, tapi kekurangan cara mengukur suhu seperti ini sulit dilakukan pada anak di bawah 3 tahun. Karena biasanya mereka tidak sabar menutup mulut dalam durasi 3 menit. 

 

Cara mengukur suhu melalui anus

Pengukuran suhu tubuh anak melalui anus memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Cara mengukur suhu ini sangat dianjurkan untuk anak di bawah usia 3 tahun. Untuk pengukuran suhu melalui dubur, GenBest perlu mengolesi termometer dengan petroleum jelly untuk menghindari lecet.

 

Posisikan si kecil berbaring tengkurap di atas permukaan datar, bisa di kasur atau di pangkuan GenBest. Masukkan termometer ke anus bayi kira-kira sedalam 2 cm. Usahakan si kecil tidak bergerak dalam proses pengukuran agar hasilnya lebih akurat. Tunggu hingga terdengar bunyi selesai dan baca hasilnya.

 

Suhu normal anak usia 0-2 tahun melalui pengukuran anus adalah 36,6 hingga 38 derajat Celsius. Sedangkan bagi anak usia 3-10 tahun adalah 36,6-38 derajat Celsius.

 

Cara mengukur suhu melalui membran telinga

Melakukan kontak langsung dengan membran timpani atau gendang telinga bisa menjadi cara mengukur suhu tubuh bayi yang akurat. Pancaran panas pada lubang telinga dapat digunakan sebagai perkiraan suhu yang akurat.

 

Cara mengukur suhu tubuh melalui telinga sangat sederhana. GenBest harus menggunakan termometer khusus telinga. Posisikan sensor inframerah tepat di permukaan lubang telinga, selanjutnya tunggu hasilnya muncul di layar.

 

Suhu normal tubuh melalui pengukuran telinga menurut Medical News Today adalah 36,4-38 derajat Celsius bagi bayi usia 0-2 tahun. Sedangkan bagi anak berusia 3-10 tahun adalah 36,1-37,8 derajat Celsius.

 

Baca Juga: 5 Tanda Anak Tumbuh Normal dan Sehat

 

Cara mengukur suhu melalui ketiak

Sebenarnya cara mengukur suhu pada ketiak kurang akurat jika dibandingkan tiga metode sebelumnya. Hal ini karena biasanya hasil pengukuran ketiak lebih rendah dua derajat jika dibandingkan pengukuran melalui dubur.

 

Bukan berarti cara mengukur suhu melalui ketiak tidak bisa digunakan sebagai acuan sama sekali, ya. Cara ini tetap bisa dijadikan acuan mendeteksi dini apakah si kecil demam atau tidak.

 

Sebelum mengukur suhu tubuh anak melalui ketiak, pastikan ketiak kering, lalu letakkan termometer menyentuh bagian kulit ketiak, dan tidak terhalang pakaian. Pastikan termometer terjepit ketiak si kecil. Tunggu hingga termometer mengeluarkan bunyi tanda selesai lalu baca hasilnya.

 

Menurut Medical News Today suhu pengukuran ketiak normal bagi bayi usia 0-2 tahun berkisar antara 34,7 hingga 37,3 derajat Celsius. Sedangkan, untuk anak usia 3-10 tahun suhu ketiak normal adalah 35,9-36,7 derajat Celsius.

 

Baca Juga: Tips Mengatasi Demam Pasca Imunisasi

TENTANG KAMI

GenBest merupakan sebuah inisiasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting (klik di sini untuk mengetahui apa itu stunting), dengan mendorong masyarakat dari segala usia menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari. Lewat situs dan media sosial genbest.id, kami menyediakan informasi yang kredibel, menciptakan komunitas yang suportif, dan memberikan pengetahuan kesehatan yang mendalam seputar pola hidup bersih dan sehat, serta stunting, bagi Anda sekeluarga, termasuk si kecil yang masih dalam kandungan dan berusia balita.

How to coax children
To Top