6 Mainan Edukasi Untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Saat di Rumah Saja

Sed ut perspiciatis unde
6 Mei

6 Mainan Edukasi Untuk Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Saat di Rumah Saja

Pandemi COVID-19 telah mengubah rutinitas dalam keluarga, termasuk anak-anak. Mereka yang sebelumnya berkegiatan dari pagi hingga siang di sekolah, saat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti sekarang ini, harus seharian tinggal di rumah. 

 

Perubahan ini mungkin membuat bingung atau kesal. Tetapi karena kebanyakan balita belum bisa mengekspresikan kekesalan dengan baik, akhirnya hanya bisa rewel. Ini yang terkadang membuat GenBest jadi ikutan stres selama di rumah aja. Benar nggak?

 

Harap terus bersabar dan jangan mengomeli anak. Percaya deh, saat tenang,  GenBest akan lebih mudah menangani kerewelan si kecil. Coba kurangi kebosanan yang memicu kerewelan mereka itu dengan bermain. Manfaatkan berbagai mainan edukasi yang ada di rumah. 

 

Selain bisa mengusir kebosanan, mainan edukasi dapat dimanfaatkan untuk stimulasi tumbuh kembang anak. Karena biasanya mainan edukasi akan mendorong anak untuk belajar berbagai keterampilan, seperti pemecahan masalah dan pembelajaran sebab dan akibat. Si kecil juga akan belajar bagaimana caranya berkompromi, berbagi, dan menyelesaikan konflik, bila ia bermain bersama orang lain. Jadi, kenapa GenBest nggak menemani mereka bermain?

 

Baca juga: Ini Permainan Mencerdaskan untuk Bayi 6-12 Bulan

 

Nah, berikut beberapa mainan edukasi dan manfaatnya untuk tumbuh kembang anak:

 

LEGO

LEGO salah satu permainan anak yang sangat umum di Indonesia. Mainan edukasi berbentuk kepingan terpisah-pisah ini bisa disusun menjadi berbagai macam bentuk sesuai imajinasi anak. Sebagai orang tua kita bisa melatih anak lebih kreatif dengan permainan yang satu ini. Bermain LEGO dapat membuat anak lebih berimajinasi, sehingga mengeksplorasi ide dan pemikirannya sendiri. 

 

Puzzle

Bermain puzzle tidak hanya asyik dan seru, tapi juga bisa menstimulasi anak mengembangkan kemampuannya dalam memecahkan masalah. Selain itu puzzle juga mampu meningkatkan fokus anak dan membuatnya lebih berkonsentrasi. Dengan berbagai modifikasi, saat ini puzzle sudah bisa dimainkan sejak anak berusia 10 bulan. Jenis-jenis puzzle memang beragam, mulai dari batangan, konstruksi, angka, geometri hingga logika.

 

Mainan balok

Sebagai latihan menstimulasi saraf motorik pada periode emas pertumbuhan anak, GenBest bisa memberikan anak mainan balok atau rancang bangun. Bermain balok dapat mengasah konsentrasi dan menstimulasi kemampuan motorik halus dan kasar pada anak. 

 

Melalui permainan balok, anak bisa dikenalkan pada konsep dasar matematika mengenai bentuk geometri. Saat memilih balok untuk teman belajar dan belajar anak, kita perlu memerhatikan warna-warnanya. Usahakan balok berwarna mencolok agar anak lebih antusias dalam bermain.

 

Baca juga: Aktivitas Seru untuk Stimulasi Bayi di Bawah 1 Tahun

 

Miniatur Hewan

Pada periode emas pertumbuhan anak, ia mulai menaruh perhatian pada lingkungan sekitar, termasuk pada hewan. GenBest bisa secara perlahan mengenalkan anak dengan berbagai jenis binatang melalui miniatur hewan-hewan. 

Dengan mengenalkan anak sedini mungkin pada hewan, ia akan memiliki rasa kasih sayang yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Selama pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita di rumah saja, miniatur hewan bisa menjadi alternatif agar GenBest membuat “kebun binatang” sendiri di rumah bersama anak.

 

Mainan alat musik

Untuk menstimulasi motorik, kemampuan visual dan audio pada anak, GenBest bisa memberikan anak permainan edukatif berupa miniatur alat musik. Selain itu, mainan alat musik juga bisa mengembangkan keterampilan bahasa dan komunikasi yang membantu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Biasanya mainan alat musik yang umum di Indonesia berbentuk mini keyboard, gitar mainan, hingga mini tamborin.

 

Flash card

Flash card adalah mainan edukatif berupa kumpulan kartu dengan beragam warna, gambar atau konten-konten mendidik lainnya. Mainan edukasi ini bisa GenBest pakai untuk membantu anak belajar mengenai hal-hal baru. Pada periode emas pertumbuhan anak, kita bisa memberi flash card tentang buah-buahan, binatang, anggota tubuh, hingga warna. Selain edukatif, warna dan gambar yang menarik dapat menghindarkan si kecil dari kebosanan.

 

Baca juga: 4 Faktor yang Menjadikan Anak Cerdas

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top