Pakai Hand Sanitizer Berlebih Malah Bisa BIkin Bakteri Kebal?

Sed ut perspiciatis unde
4 April

Pakai Hand Sanitizer Berlebih Malah Bisa BIkin Bakteri Kebal?

Semenjak menyebarkan wabah pandemi COVID-19, hand sanitizer menjadi barang langka di pasaran. Menjaga kebersihan diri, terutama kebersihan tangan, memang menjadi salah satu cara demi mencegah kita tertular atau menularkan penyakit. (Baca juga: “Segera Cuci Tangan Pakai Sabun Setelah Menyentuh 5 Benda Ini”)

 

Nah, penggunaan hand sanitizer terutama yang berbasis alkohol dipercaya sebagai jalan pintas untuk mencuci tangan karena dianggap ampuh. Namun yang perlu diketahui hand sanitizer berbasis alkohol juga memiliki beberapa kelemahan, terutama kalau digunakan secara berlebihan.

 

Mengapa Hand Sanitizer Tidak Boleh Berlebihan?

 

  1. Membunuh bakteri baik

Menggunakan hand sanitizer secara berlebihan dapat membunuh bakteri baik  yang bisa melindungi kita dari serangan bakteri jahat. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh pun bisa turun. Meski penelitian soal ini masih terus berlangsung, namun dalam sebuah studi 2011 oleh Epidemic Intelligence Service di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, para peneliti menemukan bahwa tim medis (yang relatif paling sering menggunakan hand sanitizer secara rutin), hampir enam kali lebih berisiko terhadap penyakit infeksi usus yang disebabkan norovirus. 

 

  1. Tangan jadi kering dan kasar

Kandungan alkohol pada hand sanitizer bisa menghilangkan minyak dan air alami yang ada pada kulit tangan dan menyebabkan tangan jadi kering dan kasar. Kulit kering dan kasar bisa menjadi sarang kuman dan meningkatkan risiko virus memasuki tubuh melalui luka di kulit.

 

  1. Bikin bakteri kebal

Semakin sering kita menggunakan hand sanitizer secara rutin, semakin besar kemungkinan kuman/bakteri menjadi kebal terhadap alkohol itu. Lama-lama hand sanitizer-nya bisa jadi enggak efektif lagi.

 

Gunakan Hand Saniizer dengan bijak

Meskipun ada banyak kerugian untuk menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan produk ini sama sekali. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir memang paling baik karena lebih efektif, tetapi jika kamu dalam keadaan mendesak dan harus menyingkirkan kuman ASAP, maka boleh saja menggunakan hand sanitizer.

            

Tapi kapan menggunakan hand sanitizer disebut berlebihan? Berikut tanda-tandanya seperti yang dibahas dalam Majalah Readers Digest:

 

  • Menggunakan hand sanitizer padahal belum menyentuh apa pun

Ini namanya berlebihan. Jadi GenBest memakai hand sanitizer ke tangan hanya karena kebiasaan saja. 

 

  • Menggunakannya saat sedang jalan-jalan

Menurut ahli, hand sanitizer tidak perlu digunakan kalau GenBest sedang jalan-jalan di luar. Kecuali tentu kalau mau makan dan tidak bisa mencuci tangan. Daripada keseringan pakai hand sanitizer, untuk mencegah kuman di tangan masuk ke tubuh, lebih baik hindari menyentuh wajah. Begitu sudah memungkinkan GenBest mencuci tangan di wastafel, segera lakukan!

 

  • Baru saja memakainya lima menit lalu

Mulai sekarang tolong diingat-ingat, semakin banyak menggunakan hand sanitizer, tangan  malah bisa jadi kering dan pecah-pecah. Daripada berkali-kali pakai hand sanitizer, lakukan saja sekali, tapi dengan cara yang tepat, yaitu dengan menggosok semua permukaan kedua tangan sampai tangan kering, sekitar 20 detik. Plus, pastikan GenBest tidak menghapusnya kembali.

 

  • Habis memegang daging/ikan mentah

Daging dan ikan mentah bisa membuat tangan berminyak dan menyebabkan hand sanitizer tidak efektif. Pada kondisi ini, hand sanitizer tidak dapat digunakan sebagai pengganti cuci tangan, tapi GenBest memaksakan juga menggunakan. Ini namanya jadi berlebihan. Jadi setelah menyiapkan makanan, terutama setelah memegang daging dan ikan, gunakan sabun dan air mengalir untuk cuci tangan, bukan hand sanitizer.

 

Nah, GenBest termasuk yang berlebihan nggak pakai hand sanitizer?

 

Baca juga: “Bener Gak, Sih, Cuci Tangan Harus Pakai Sabun Antiseptik?

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top