Bener Gak Sih, Cuci Tangan Harus Pakai Sabun Antiseptik?

Sed ut perspiciatis unde
25 November

Bener Gak Sih, Cuci Tangan Harus Pakai Sabun Antiseptik?

Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir adalah kebiasaan sehat yang dapat mencegah banyak penyakit berbahaya. Kebiasaan kecil dengan manfaat besar. Salah satu penyakit yang dapat muncul karena lalai mencuci tangan pakai sabun adalah diare.  Data UNICEF tahun 2018 menyebutkan, sebanyak 440.521 anak di dunia meninggal karena diare. Diare menjadi salah satu penyakit pembunuh nomor satu balita di dunia.

 

Diare sendiri jadi salah satu penyakit yang sering diderita anak sekolah. Jadi, memberikan informasi sejak dini tentang pentingnya mencuci tangan memakai sabun jadi wajib, betul kan?

 

Nah, ada lima waktu penting untuk cuci tangan yang perlu diinformasikan pada anak sekolah, yaitu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan pagi, sebelum dan sesudah makan siang, sebelum dan sesudah makan malam, setelah bermain, dan setelah menggunakan toilet.

Biasakan kebiasaan itu di mana pun berada. Kalau perlu, buat spanduk di lingkungan sekolah atau perumahan.

 

Perlukah Sabun Antiseptik?

Kuman terus berevolusi dan semakin kuat dan kebal. Untuk melumpuhkannya, dibutuhkan cara yang lebih efektif dengan mencuci tangan pakai sabun. Saat ini, banyak beredar sabun antiseptik yang konon lebih ampuh membunuh kuman karena mengandung bahan anti bakteri aktif.

 

Kandungan itu antara lain triclosan, meskipun di beberapa produk lain terdapat kandungan seperti alkohol, benzalkonium chloride, dan lainnya. Berdasarkan iklan yang beredar, dengan berbagai kandungan mujarab itu, sabun antiseptik dipercaya dapat menangkal kuman-kuman jahat yang ada di tangan ataupun tubuh.

 

Tapi Food and Drugs Association Amerika berkata lain. Institusi tersebut mengatakan tidak ada bukti mengenai produk sabun antiseptik lebih sehat dibandingkan sabun biasa. Bahkan, penggunaan sabun antiseptik secara berlebih dapat mengurangi jumlah bakteri baik yang ada pada kulit atau tangan seseorang. Yang mana antibiotik dapat bekerja kurang efektif memerangi bakteri jahat yang disebut superbug.

 

"Kulit itu ada yang namanya kuman baik dan kuman jahat. Memakai sabun apa saja boleh, tetapi kalau ada formula khusus untuk meminimalkannya lebih baik. Namun menggunakan sabun yang dibilas air jauh lebih efektif dan efisien," kata dr. Kanya Fidzuno, Sp.A.

 

Seandainya mau menggunakan sabun antiseptik, dokter Kanya menyarankan untuk memilih sabun antiseptik berbahan dasar alkohol. Itu pun bila sabun dan air mengalir tidak ada.

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top