26 Aug

Apakah si kecil muntah setiap kali habis menyusu? Ini memang bisa bikin kita was-was, ya. Apalagi ASI merupakan asupan yang terbaik untuk bayi. Kalau bayi terus muntah, jangan-jangan ia bisa  mengalami kurang gizi dan menderita stunting?

 

Kabar baiknya GenBest, bayi muntah dan bersendawa sehabis menyusu umumnya normal. Seperti kalau kita habis makan, terkadang bersendawa juga kan, sama juga dengan bayi. Nah, untuk muntah, meskipun normal, ada beberapa hal yang dapat GenBest lakukan untuk membantu mencegahnya dan membuat bayi tetap nyaman. Ada juga tanda-tanda yang harus diwaspadai yang mungkin menunjukkan bahwa muntah memerlukan evaluasi dokter.

 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa penyebab bayi muntah setelah menyusu yang perlu GenBest ketahui:

 

Saluran pencernaan bayi belum sempurna

Pada bayi baru lahir, sistem pencernaannya masih berkembang, jadi bayi akan lebih banyak gumoh/muntah, terutama dalam bulan-bulan pertama kelahirannya. Saat bayi menyusu, susu turun dari tenggorokan ke kerongkongan dan kemudian ke perut. Nah, di kerongkongan ada saluran yang disebut esofagus yang bisa membuka dan menutup saat ada makanan masuk. Pada bayi, esofagus belum berfungsi sebagaimana mestinya. Ini dapat menyebabkan aliran balik susu dan membuat bayi muntah.

 

Masalah ini biasanya terjadi pada anak usia 0-5 bulan. Jika penyebab anak muntah adalah saluran pencernaan yang belum matang, kemungkinan setelah usia 5 bulan hal ini tidak akan terjadi lagi.

 

Tapi untuk mencegah anak muntah GenBest bisa mengatasinya dengan mempertahankan posisi tubuh bayi tegak lurus usai menyusu selama 30 menit. Selain itu pastikan perut si kecil tidak tertekan dan jangan langsung mengajaknya bercanda setelah menyusu, ya.

 

Mengalami alergi

Apa yang dikonsumsi ibu selama menyusui terkadang akan berpengaruh  pada bayiterutama bila si kecil memiliki alergi pada makanan tertentu. Inilah yang menyebabkan muntah setelah beberapa saat ia minum ASI. Untuk itu, GenBest perlu mengenali makanan yang kira-kira memicu alergi anak. Biasanya telur, gandum, ikan, atau kerang. Gejala alergi selain muntah adalah diare, bengkak, atau gatal di sekitar mulut dan hidung.

 

Menelan udara saat menyusu

Biasanya muntah yang satu ini dialami bayi yang minum ASI dari botol dalam posisi tidur dan aliran susunya terlalu cepat sehingga membuat bayi menelan udara bersama susu. Udara yang tertelan tersebut membuat anak kembung dan tidak nyaman. Akibatnya si kecil bisa memuntahkan kembali ASI yang telah diminumnya.

 

Baca Juga: 6 Hal Ini Pengaruhi Jumlah ASI Perah

 

GERD

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease secara sederhana adalah penyakit yang berhubungan dengan asam lambung. Ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, bayi juga berisiko terkena masalah ini. Salah satu tanda bayi mengalami GERD adalah selalu muntah setiap kali disusui.

 

Bayi yang sering muntah akibat GERD biasanya dibarengi dengan tanda lain, seperti tampak tidak nyaman dan kesakitan karena refluks, mengalami masalah pernapasan; batuk atau tersedak ketika menyusu, bahkan risiko terburuknya adalah mengalami pneumonia.

 

Selain itu, pertumbuhan yang buruk juga menjadi salah satu tanda GERD pada bayi. Kondisi ini terjadi karena bayi yang terlalu sering muntah dan tidak mendapatkan nutrisi yang mencukupi. Jika ia mengalami berbagai tanda-tanda tersebut segera bawa ke dokter, ya.

 

Galaktosemia

Sebenarnya gangguan ini sangat jarang terjadi. Namun galaktosemia merupakan salah satu faktor penyebab bayi sering muntah setelah menyusu. Galaktosemia merupakan gangguan metabolisme yang membuat bayi tidak dapat mencerna jenis gula tertentu di dalam ASI, susu sapi, dan produk susu lainnya.

 

Kondisi galaktosemia ini biasanya langsung bisa dideteksi sejak hari pertama kehidupan. Jadi GenBest tidak perlu khawatir jika si kecil memiliki kebiasaan sering muntah baru-baru ini.

 

Baca Juga: Sudah Berikan ASI Eksklusif tapi Berat Badan Bayi Masih Rendah? Mungkin Ini Penyebabnya

TENTANG KAMI

GenBest merupakan sebuah inisiasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting (klik di sini untuk mengetahui apa itu stunting), dengan mendorong masyarakat dari segala usia menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari. Lewat situs dan media sosial genbest.id, kami menyediakan informasi yang kredibel, menciptakan komunitas yang suportif, dan memberikan pengetahuan kesehatan yang mendalam seputar pola hidup bersih dan sehat, serta stunting, bagi Anda sekeluarga, termasuk si kecil yang masih dalam kandungan dan berusia balita.

How to coax children
To Top