Contoh Menu MPASI 4 Bintang Sesuai Usia Bayi

Sed ut perspiciatis unde
30 Jul

Contoh Menu MPASI 4 Bintang Sesuai Usia Bayi

Ketika memasuki usia 6 bulan si kecil tidak cukup hanya diberi ASI saja. Ia membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk mencukupi kebutuhan gizinya. Nah, dalam rangka pemberian MPASI, idealnya Genbest memberikan si kecil menu MPASI 4 bintang. Dengan catatan ia sudah melalui menu MPASI tunggal.

 

Bagi yang belum tahu, menu MPASI 4 bintang merupakan menu makanan pendamping ASI yang terdiri dari: karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serta sayur (vitamin, mineral dan air). Melalui pemberian menu MPASI 4 bintang ini anak akan tercukupi kebutuhan gizinya, baik makro maupun mikro. 

 

Dengan begitu, si kecil dapat terhindar dari risiko stunting yang dapat mengganggu tumbuh kembangnya. Bagi GenBest yang masih bingung cari menu MPASI yang tepat bagi si kecil, berikut contoh menu MPASI 4 bintang sesuai usia bayi.

 

Usia 6-9 bulan

Berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak usia 6-9 bulan harus mengonsumsi makanan dengan tekstur puree (saring) dan mashed (lumat). Sebelum memberikan MPASI 4 bintang, cobalah untuk memberinya MPASI tunggal selama beberapa kali. Jika si kecil tidak mengalami alergi GenBest bisa langsung melanjutkannya dengan MPASI 4 bintang.

 

Menu 1

Bahan-bahannya sangat sederhana, yakni ½ kentang potong dadu, ½ tahu potong dadu (ukuran 1 cm), 1 buah telur ayam kampung rebus, brokoli potong kecil, 1 cup unsalted butter, dan 1 siung bawang putih. 

 

Untuk pembuatannya GenBest masukan semua bahan, kecuali unsalted butter, ke dalam slow cooker, lalu berikan air sedikit hingga terendam semuanya. Tunggu selama kurang lebih 2 jam. Jika sudah matang langsung tiriskan dan masukan ke dalam blender. 

 

Blender semua bahan hingga halus, lalu saring agar menjadi puree. Selanjutnya GenBest hanya perlu menambahkan unsalted butter sebagai tambahan protein untuk si kecil.

 

Menu 2

Bahan-bahan yang harus disiapkan: ¼ potong dada ayam, 1 baby wortel, tempe secukupnya, 1 genggam beras, 1 lembar daun salam, dan 1 siung bawang putih.

 

Cara pembuatannya sangat sederhana, GenBest hanya perlu mencuci semua bahan lalu memotong dada ayam, wortel, dan potongan tempe. Campurkan dalam slow cooker dan atur waktu hingga 4 jam. Setelah matang, saring hingga halus, dan MPASI siap disajikan untuk si kecil.

 

Baca Juga: Tips Memberikan MPASI Instan pada Bayi

 

Usia 9-12 bulan

Menurut IDAI, pada usia 9 bulan tumbuh kembang anak sudah semakin aktif, termasuk pencernaannya. Di usia ini mereka sudah bisa mengonsumsi makanan dengan tekstur cincang halus dan cincang kasar. Berikut beberapa contoh menu MPASI 4 bintang untuk anak berusia 9-12 bulan.

 

Menu 1

Bahan-bahannya: 1 sdm nasi hangat dengan tekstur lembek, air 1 gelas kecil, daging sapi mentah yang sudah digiling, 1 hati ayam, 1 wortel, 1 brokoli, nutritional yeast, daun salam, dan bawang putih secukupnya.

 

Cara pembuatannya: Rebus hati ayam dengan daun salam dan bawang putih, lalu saring hingga bentuknya halus. Selanjutnya, masak nasi dengan air, bawang putih, dan daun salam. Lalu masukan daging sapi, wortel, dan brokoli. Masak hingga air menyusut dan letakkan hati ayam serta nutritional yeast di atasnya.

 

Menu 2

Bahan-bahan yang disiapkan: 20 gram beras, 30 gram daging ayam yang telah dicincang, 20 gram tahu yang telah dihaluskan, keju parut, 20 gram jamur cincang, 25 gram tomat cincang, dan 650 ml air mineral.

Untuk membuatnya GenBest perlu memasak beras bersama dengan daging ayam dan tahu hingga mengental. Tambahkan potongan jamur dan tomat, tunggu sampai matang. Terakhir masukan keju parut dan aduk hingga rata. Menu MPASI 4 bintang siap disajikan.

 

Usia 12-23 bulan

Nah, pada usia MPASI 12-23 bulan si kecil bisa diberikan makanan dengan menu yang sama dengan keluarga. Namun GenBest harus memerhatikan jumlah gizi dalam setiap asupan makanan keluarga, ya. Selain itu, jika ingin menyuapi si kecil GenBest tetap perlu menghaluskan sedikit makanannya, ya. 

 

Baca Juga: 5 Nutrisi Wajib dalam MPASI Anak

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top