Nutrisi Terbaik Agar Lebih Cepat Pulih Setelah Melahirkan

Sed ut perspiciatis unde
15 November

Nutrisi Terbaik Agar Lebih Cepat Pulih Setelah Melahirkan

Melahirkan memang proses yang melelahkan, ya, tidak hanya keringat dan air mata bercucuran, bahkan juga darah demi hadirnya buah hati tercinta. 

Prosesnya pun tidak sebentar. Bagi kamu yang memilih melahirkan secara normal, prosesnya bisa berjam-jam, bahkan seharian. Dalam kondisi itu, kamu harus menahan nyeri dan sakit sampai si kecil keluar. Kadang perlu tindakan penjahitan dan pengguntingnya agar si kecil keluar dengan lancar. 

Buat yang memilih meja operasi untuk melahirkan, prosesnya pun tidak kalah panjang. Perut kamu dibelah, kemudian si kecil dikeluarkan, setelah itu perut dijahit kembali di mana kulit dengan kulit disambungkan, lemak dengan lemak, otot dengan otot. 

Usai melahirkan, kelelahan dan rasa nyeri belum usai, tapi terus datang hingga berhari-hari. Untuk itu, kamu perlu nutrisi berkualitas agar cepat pulih setelah melahirkan. Apa sajakah itu? 

Berikut ini adalah beberapa nutrisi yang kamu perlukan usai melahirkan, agar lebih cepat pulih, seperti dikutip dari “Best Food For New Mom” oleh Amita Shroff, PhD, MD, yang dimuat dalam situs WebMD:
   

Air Putih
Nutrisi ini sering dianggap remeh padahal manfaatnya sangat menakjubkan, utamanya buat kamu sehabis melahirkan. Saking pentingnya, ibu nifas dianjurkan untuk sering minum setelah melahirkan. Jumlahnya sekitar 2-3 liter per hari. Selain cairan sangat penting untuk produksi ASI, juga sangat berguna untuk membersihkan jalan lahir. Seperti halnya selokan, agar bersih, harus banyak disiram air. Demikian pula jalan lahir. 

Nah, dengan banyak minum, diharapkan ibu jadi sering BAK. Soalnya, bisa BAK dan minimal 1 kali BAB dalam 8 jam setelah persalinan, bisa menjadi patokan penilaian kondisi ibu secara umum. Kalau tidak bisa BAB bahkan BAK, berarti proses involusi atau pengecilan rahim akan terhambat atau mungkin terjadi perlengketan antar organ bagian dalam, mengingat kandung kemih dan usus atau rektum letaknya berdekatan dengan rahim. Gangguan di salah satu organ tersebut tentu berdampak pula pada organ lainnya. Dengan kata lain, bila masih ada kotoran yang terkumpul di rektum, proses pengecilan rahim pun jadi terhambat.


Ikan Salmon 
Ikan salmon kayaknya populer banget ya karena berguna untuk kesehatan dan kebugaran. Ikan yang berada di laut dalam ini tidak hanya bisa bikin tubuhmu langsing, tapi juga menjadi sumber lemak yang baik dan sehat. Asupan EFA (asam lemak esensial) yang ada pada ikan salmon dapat membakar lemak tubuh. Asal tahu saja, tubuh ibu hamil biasanya mengalami peningkatan berat badan sekaligus menimbun lemak di sana-sini. Selain itu, ikan ini juga menjadi sumber energi bagi kamu agar tubuhmu cepat pulih. 

Salmon juga disebut-sebut sebagai salah satu makanan dengan proporsi protein yang sangat besar. Protein jelas bermanfaat agar proses penyembuhan luka jahitan atau sesarmu lebih cepat. 


Susu
Semua orang tahu minuman bernutrisi super ini. Tidak heran kalau dulu susu dimasukkan sebagai penyempurna makanan dalam konsep gizi “4 Sehat 5 Sempurna”. Semua itu karena susu adalah sumber kalsium terbaik. Sebab, kalsium pada susu dapat diserap lebih banyak dan mudah oleh tubuh. Peran kalsium sangat penting bagi ibu hamil dan menyusui karena zat gizi ini penting untuk menguatkan tulang dan gigi. Hal yang perlu diingat, apa yang ibu menyusui makan, dimakan juga oleh bayi. 

Susu juga merupakan sumber protein yang baik yang dapat membuat perut kenyang lebih lama, juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin B, vitamin D, zat besi, asam folat, dan masih banyak lagi. Semuanya sangat bermanfaat buat vitalitas dan kesehatan kamu pascamelahirkan. 


Beras Merah
Banyak ibu yang ingin aktif sekaligus langsing. Bila kamu mendambakan keduanya, cobalah ganti beras putihmu dengan beras merah. Beras merah adalah sumber energi yang sehat karena kaya serat dan rendah gula. Dengan mengonsumsi beras merah, kamu bisa melakukan semua aktivitas dengan baik tanpa takut gemuk. 


Daging dan Telur   
Daging dan telur adalah sumber protein yang sebaiknya ada dalam menu keseharian kamu yang setelah menjalani proses persalinan. Keduanya mengandung kadar protein yang sangat tinggi. Hal yang perlu diingat, luka sesar maupun luka akibat pengguntingan saat proses persalinan normal akan cepat pulih bila kamu mengonsumsi daging atau telur. Protein dapat meregenerasi sel-sel yang rusak sekaligus membuat luka cepat kering. 

Mengingat tingginya manfaat protein dalam proses penyembuhan luka, biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk menambah porsi makanan yang mengandung protein. Selain itu, kamu juga akan lebih bertenaga dan lebih fit. 

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top