Mau Langsing, Eh Malah Kena Anemia

Sed ut perspiciatis unde
14 Oktober

Mau Langsing, Eh Malah Kena Anemia

Langsing dan cantik, itulah harapan remaja putri di seluruh dunia, termasuk kamu bukan? Dengan tubuh langsing, kamu lebih pede bergaul. Itu gak salah, karena di masa ini remaja putri sedang mencari identitas diri, salah satunya meniru sang idola. Apa yang idola lakukan, pakai, dan gunakan menjadi rujukan dalam upaya mencari jati diri.


 
Buat remaja putri saat ini, para artis K-pop atau seleb dari Amerika lebih mereka idolakan daripada sosok lainnya, iya kan? Akibatnya, kamu pengen tubuh langsing, cantik, dan putih. Apalagi, masa remaja adalah masa mengenal lawan jenis. Cowok mana yang mau sama wanita bertubuh gendut? Kamu pun berupaya berdiet mati-matian.


 
Sayangnya, karena takut gemuk, banyak remaja melakukan diet gak sehat. Kabar buruknya lagi, diet gak sehat ini berisiko menjadikanmu penyandang anemia baru. Dalam Rapat Kerja Kesehatan yang dibuka oleh Presiden Jokowi pada Februari 2019 lalu, Kepala Dinas asal DI Yogyakarta mengatakan, banyak anak remaja putri alami anemia karena diet yang salah. Karena takut gemuk, banyak remaja yang akhirnya tidak makan dengan sehat sehingga berakibat pada munculnya anemia.


 
Anemia adalah kondisi di mana tubuh GenBest kekurangan sel darah merah, salah satunya akibat kadar zat besi dalam tubuh di bawah normal. Gak cuma itu, kekurangan vitamin B12 dan asam folat juga dapat memicu anemia. Zat besi diperlukan untuk membentuk hemoglobin. Itu sebabnya ketika tubuh kekurangan zat besi, pembentukan hemoglobin terganggu sehingga tubuh akan mengalami anemia.


 
Kenapa diet dapat memicu anemia? Kebanyakan remaja yang pengen tubuhnya langsing, melakukannya dengan hal yang salah. Padahal, lemak dalam tubuh dapat dibakar dengan mudah. Salah satunya dengan membatasi makanan sarat kalori dan rutin berolahraga. 
Hal itu banyak yang belum dipahami para remaja. Mereka pikir diet itu membatasi semua makanan yang biasanya disantap. Akibatnya, semua makanan, termasuk yang sarat dengan zat besi pun diabaikan. Bila ini dilakukan setiap hari, tubuh kamu pun lambat laun akan mengalami kekurangan zat besi.


 
Padahal, idealnya saat sedang berdiet, kamu tetap perlu mengonsumsi makanan sehat dan seimbang seperti daging merah, hati, dan lainnya agar kadar zat besi dalam tubuh tetap terjaga. 
Catatan lainnya, masa remaja adalah masa di mana seorang wanita mengalami pubertas dan reproduksi. Masa ini ditandai dengan munculnya menstruasi, alias pengeluaran darah dalam jumlah banyak setiap bulannya. Dengan kondisi seperti ini, seorang wanita perlu asupan zat besi lebih banyak. Jangankan kamu yang mati-matian berdiet, remaja putri yang tak berdiet pun rawan terkena anemia.


 
Bagaimana menyiasatinya agar tubuh tetap ramping dan sehat. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang. Konsumsi cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Perbanyak juga konsumsi sayur-sayuran dan buah. Hal perlu diingat, kedua makanan itu sangat sehat dan tidak akan menyebabkan kegemukan. Tak lupa, lakukan aktivitas fisik secara teratur, entah melakukan permainan seperti basket, senam, menari, joging, dan masih banyak lagi. Batasi juga makanan yang tinggi lemak serta minuman dan makanan manis. Dengan cara itu, tubuhmu akan tetap ramping, sehat, dan bebas anemia.


 
Hal yang tak kalah penting, hindari minuman teh atau kopi setelah makan karena kedua minuman favorit anak remaja ini berpotensi mengganggu penyerapan zat besi di dalam saluran cerna. Alangkah lebih baik bila kita kerap mengonsumsi jus buah seperti jus jambu atau jus jeruk yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.


 
Ingat, kalau dietnya salah dan kamu mengalami anemia, dampaknya gak main-main. Kamu bisa lemas, letih, dan tak bertenaga saat belajar dan beraktivitas. Potensi akademis GenBest pun terhambat. Sayangnya lagi, kalau hamil dan alami anemia, kamu bisa melahirkan anak dengan berat badan lahir rendah dan berisiko mengalami stunting (anak pendek) kelak. Padahal, anak stunting sulit menatap masa depan dengan cerah karena potensi kecerdasannya terhambat, gampang sakit-sakitan, dan sulit mendapatkan pekerjaan layak kelak. Karena itu, jangan sembarangan diet, ya!

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top