Jangan Anggap Remeh, Ini Pentingnya Imunisasi buat Anak

Sed ut perspiciatis unde
20 Mei

Jangan Anggap Remeh, Ini Pentingnya Imunisasi buat Anak

GenBest, tiap orang tua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya seperti memberikan asupan nutrisi cukup dan seimbang, mengalami pertumbuhan dan perkembangan optimal, serta mendapat perlindungan kekebalan tubuh lewat imunisasi. 

 

Meskipun ada sebagian kecil yang kontra, hampir semua masyarakat menganggap manfaat imunisasi dalam melindungi tubuh anak dari berbagai penyakit berbahaya. 

 

Dilansir dari Vaccines.gov ada beberapa alasan mengapa imunisasi penting dilakukan. Salah satunya berkat kemajuan teknologi kesehatan, anak dapat dibentengi dari berbagai penyakit berbahaya. Tidak hanya menimbulkan kecacatan, beberapa penyakit itu bahkan ada yang sampai mengancam jiwa ribuan anak-anak. 

 

Semisalnya polio, yang pernah menjadi momok menakutkan karena bisa mengakibatkan kematian dan kelumpuhan pada anak-anak di seluruh dunia, tetapi berkat adanya imunisasi, penyakit tersebut sudah bisa dilenyapkan di beberapa negara.

 

Nah, untuk membantu anak-anak agar tetap sehat dan dapat terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya, yuk lakukan imunisasi. Imunisasi tidak hanya melindungi keluarga semata, namun juga menyelamatkan generasi selanjutnya.

 

Cuma, asal tahu saja, meski terbukti aman dan efektif, imunisasi dapat menimbulkan ketidaknyaman karena nyeri saat disuntik, alergi, kemerahan, bengkak, muntah, sulit tidur, atau munculnya demam usai divaksin. 

 

Namun berbagai keluhan di atas tidak sebanding dengan manfaat yang didapat, seandainya penyakit itu benar-benar menjangkiti anak. Bandingkan saja antara kelumpuhan akibat polio dengan dampak usai anak diimunisasi seperti muntah.

 

Selain itu, berbagai efek imunisasi itu sebenarnya jarang terjadi. Kalaupun ada, orangtua bisa melakukan antisipasi, misalnya memberikan obat pereda demam usai divaksin DPT (Dipteri, Pertusis, dan Tetanus). Sebab, pemberian vaksin DPT kerap menimbulkan demam usai anak diimunisasi. 

 

Nah, agar proses imunisasi berjalan aman dan lancar, GenBest sebaiknya menyimak langkah-langkah dan tip berikut: 

 

1. Cek Jadwal dan Buat Janji 
Sebaiknya buat janji imunisasi terlebih dahulu dengan dokter ataupun bidan. Jika mengikuti jadwal imunisasi anak yang telah ditentukan, pastikan kita mengetahui tanggal dan jam imunisasi dengan tepat. 

Langkah ini perlu dilakukan agar ibu dan si kecil tidak menunggu terlalu lama. Si kecil pun terhindari dari sikap rewel karena bosan menunggu. Sebaiknya atur agar jadwal imunisasi tidak berdekatan dengan jadwal lain yang membutuhkan anak untuk aktif bergerak seperti acara keluarga.

 

Baca juga: Jadwal Imunisasi Anak Umur 0-18 Bulan

 

2. Jelaskan Kondisi Si Kecil dan Vaksin yang Diinginkan
Sebelum diimunisasi, sahabat Genbest harus menjelaskan usia dan kondisi kesehatan si kecil kepada dokter atau bidan yang akan memberikan imunisasi. Apakah si kecil sedang mengalami sakit serius atau memiliki alergi tertentu. Hal ini perlu dilakukan agar dokter atau bidan benar-benar memahami kondisi anak sehingga dapat melakukan antisipasi dan tindakan pencegahan saat melakukan imunisasi. 

 

3. Pastikan Si Kecil Sehat 
Sejak beberapa hari sebelum jadwal imunisasi, pastikan si kecil tidak terlalu kelelahan. Bila sudah mengonsumsi MPASI, pastikan asupan nutrisi harian si kecil terpenuhi. Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh si kecil dan mengurangi efek pasca-imunisasi.

 

4. Bawa Buku Catatan Imunisasi 
Setelah imunisasi pertamanya, anak akan mendapatkan buku/kartu imunisasi sebagai catatan khusus untuk imunisasi yang telah ia dapatkan serta yang masih perlu didapatkan. Catatan ini harus selalu dibawa saat si kecil imunisasi. Dokter atau bidan akan memeriksa catatan untuk mengetahui riwayat imunisasi si kecil dan kapan imunisasi terakhirnya. 

 

5. Tetap Tenang
Kalau orangtua gelisah, si kecil juga akan ikut-ikutan cemas. Karena itu, tetap tenang dan dampingi si kecil sebelum imunisasi. Kalau si kecil sudah cukup besar, Bunda bisa menjelaskan langkah dan proses imunisasi dengan cara yang mudah dimengerti. 

 

6. Dampingi saat Imunisasi
Kehadiran orangtua atau orang lain yang ia kenal baik akan membantu si kecil merasa lebih tenang saat diimunisasi. Kehadiran orang yang dikenalnya membuat anak merasa aman. Bila ia menangis, ibu juga bisa menenangkannya hingga tangisannya berhenti.

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top