Benarkah Anemia Bisa Pengaruhi Daya Pikir Anak?

Sed ut perspiciatis unde
22 Mei

Benarkah Anemia Bisa Pengaruhi Daya Pikir Anak?

Tahu nggak, GenBest, kurangnya nutrisi yang kita makan dapat menyebabkan anemia atau kekurangan sel darah merah pada tubuh. Kalau makanan yang kita makan kurang lengkap gizinya, kita bisa mengalami anemia. Untuk itu, anemia bisa dialami siapa saja, tidak hanya orang dewasa, tapi juga remaja, bahkan anak-anak. 

Anemia terjadi karena kurangnya zat besi pada tubuh, sehingga pembentukan sel darah merah menjadi berkurang. Akibatnya, kadar hemoglobin darah berkurang dari batas normal. 

Hemoglobin sendiri merupakan zat dalam sel darah merah yang bertugas mengikat oksigen dan mengantarnya ke seluruh sel jaringan tubuh. Jika kadarnya kurang, tubuh akan kekurangan kadar sel darah merah, sehingga menyebabkan anemia yang ditandai dengan gejala lemas, lesu, letih, dan sesak napas.

Hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) melaporkan bahwa kejadian anemia defisiensi besi sebanyak 48,1 persen terjadi pada kelompok usia balita dan 47,3 persen pada kelompok usia anak sekolah.

Masalah anemia ini tidak boleh dianggap sepele karena berkaitan dengan kecerdasan anak dan remaja. IQ remaja bisa menurun hingga lima sampai 10 poin, karena anemia yang mempengaruhi daya pikir atau perkembangan kognitifnya. Itu karena, ketika hemoglobin dalam tubuh berkurang, penyebaran oksigen yang diperlukan oleh jaringan tubuh, seperti otot dan otak, pun akan terganggu. 

Akibatnya, organ-organ tersebut tidak dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya, termasuk otak yang dapat mengganggu anak untuk berpikir. “Penyebab remaja rentan mengalami anemia ada banyak, mulai dari cacingan, malaria, TBC, HIV AIDS, konsumsi tidak seimbang, diet keliru, menstruasi, pertumbuhan pesat, kebutuhan gizi meningkat, bahkan kehamilan,” kata Diah M. Utari, ahli gizi dari Universitas Indonesia.

Untuk itu, memberikan asupan kaya gizi dan zat besi sangat dibutuhkan bagi anak-anak dan remaja guna menghindari anemia. Asupan, seperti vitamin C dan tablet penambah darah, juga bisa menjadi solusi, apabila dibutuhkan. (Jawa Pos/Foto: Thinkstock)
 

CTA

INGIN TAHU LEBIH LANJUT SOAL PENCEGAHAN STUNTING?

Yuk simak penjelasan singkat pada info FAQ berikut ini.

lebih lanjut
To Top