29 Jul

Daun kelor memang jago banget buat jaga kesehatan! Mengutip dari bkkbn.go.id, selain jadi obat herbal, daun kelor sudah dipercaya buat cegah kanker dan jaga tekanan darah loh, karena kandungannya lengkap. Ada antioksidan, vitamin B6, B2, C, A, zat besi, dan magnesium.

 

Nggak hanya itu,  satu mangkuk daun kelor bisa kasih Genbestie protein nabati sebanyak 2 gram, lho! Bahkan jika dibandingkan dengan 100 gram daun kelor kering, kandungan proteinnya dua kali lipat lebih banyak daripada yoghurt! Belum habis di situ, vitamin A-nya tujuh kali lipat lebih kencang dari wortel, kaliumnya tiga kali lebih bertenaga dari pisang, kalsiumnya empat kali lebih unggul dari susu, dan vitamin C-nya? tujuh kali lipat lebih berlimpah daripada jeruk!

 

Daun kelor sering dijuluki sebagai "The Miracle Tree", karena mengandung banyak nutrisi dan memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

 

1. Dapat Meningkatkan Produksi ASI
2. Mudah diolah
3. Bahan pangan lokal yang mudah tumbuh di Indonesia
4. Memiliki Protein yang tinggi

 

Nah, faktanya, protein di dalam daun kelor bisa bantu cegah Stunting! Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan.

 

Di banyak negara yang punya masalah malnutrisi dan stunting, daun kelor udah jadi andalan, lho. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengakui daun kelor sebagai makanan yang efektif dalam pencegahan stunting. Buat bumil, busui, dan balita, daun kelor ini memang sangat bermanfaat. Nah, berikut manfaatnya yang bisa didapat :

 

Bumil 

Meningkatkan gizi ibu hamil, mencegah, dan mengobati anemia.

 

Busui

Mengandung vitamin, mineral, dan asam amino esensial untuk menunjang kesehatan ibu serta dapat meningkatkan produksi ASI.

 

Balita

Bayi yang diberi Makanan Pendamping ASI (MPASI) bubur berisi daun kelor dapat meningkatkan kadar vitamin A dan status gizi anak di bawah usia 5 tahun.

 

Dari manfaat-manfaat di atas, Genbestie bisa mulai cobain konsumsi daun kelor atau bagikan info ini pada kerabat yang membutuhkan. Tapi, tetap harus diimbangi dengan makanan lain yang kaya gizi dan nutrisi ya, biar seimbang dan jauh dari Stunting. Jangan lupa selalu cek dan update tips makanan serta info tentang Stunting lainnya di Genbest.id! Yuk, #SadarStunting dari sekarang!
 

—------------

 

Sumber : https://bengkulu.bkkbn.go.id/ 

TENTANG KAMI

GenBest merupakan sebuah inisiasi untuk menciptakan generasi Indonesia yang bersih dan sehat, serta bebas dari stunting (klik di sini untuk mengetahui apa itu stunting), dengan mendorong masyarakat dari segala usia menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehari-hari. Lewat situs dan media sosial genbest.id, kami menyediakan informasi yang kredibel, menciptakan komunitas yang suportif, dan memberikan pengetahuan kesehatan yang mendalam seputar pola hidup bersih dan sehat, serta stunting, bagi Anda sekeluarga, termasuk si kecil yang masih dalam kandungan dan berusia balita.

How to coax children
To Top